Wednesday, March 27, 2019

Dear Reader, kalau ada.

Assalamualaikum.

If I need one word to describe what I feel after read back all those memories, I guess the best word is -Happy- . 

Jujur aku cakap, aku pun sebenarnya tak ingat mana pun apa yang berlaku like back those years. Ini pun masuk tiga tahun from the last post. Dan aku rasa the first thing I start wrote this for the future me to read all these lil things that change and enter my childhood era. My passion. What I care about, on what thing I love to do. 


When we grow up, banyak benda kita lupa untuk nikmati sebenarnya. Kita sibuk jadi dewasa, dan ofkos ia sangat berbeza dengan zaman remaja kita sebenarnya. This not too adult miss to be kid again. Be a grown up person, benda tak mudah. Banyak benda kita kena mengalah. Nak buat itu ini, banyak perasaan kita kena titip berat. Be dewasa, kena matang. Matang cari penyelesaian, jangan lari. Masalah wujud untuk diselesaikan, walaupun sukar.


Ini pun teringat pasal selongkar group personal di FB. Maka terlistlah segala blog yang jadi ikutan yang pasti kini sudah bersarang lama. Most of the bloggers, taught me something and I feel really grateful to knew them since my childhood era. Banyak benda aku tahu, kenal, selongkar sepanjang bersama mereka, zaman blogger dulu. 


Sekarang zaman youtube and IG je. Mostly blogger ada yang bertukar platform dan ada juga maybe not able to write lagi pasal ada banyak lagi responsibility yang mereka perlu lakukan. Benda tak sama lagi macam dulu. Keyboard writer. Kalau dulu, benda simple pun nak tulis dekat blog. Sekarang semua update story whatsapp or IG jer. 



Apa pun, dear reader... tak pun dear future me. 


Be young writer give you chance to have more time to explore more. Don't be afraid to jump high even tak tinggi mana pun kau jump. Take chance one by one and embrace all those thing.


Aku tahu, you afraid if you change as being lucifer in angel's mask. Take a breath, pandang langit. Sky doesn't stay still, tau. It will change. So, do you. Better or worst, you make the choice. Jangan pilih salah laluan, pasal Fynn Jamal cakap 'Tak buat lebih senang daripada taubat," .


If ada lagi masa, akan aku tulis lagi di sini, so that I will always have way to know where my chosen path.


Adios,
Merah.

No comments:

Post a Comment